Sabtu, 06 Agustus 2016

25 tips hemat bagi mahasiswa

Mahasiswa merupakan sebuah  fase di mana seseorang harus latihan mengelola uang mereka sendiri. meskipun belum menghasilkan uang, namun mereka memiliki kuasa penuh akan uang yang mereka miliki, entah itu dari orang tua atau beasiswa. Di sinilah mahasiswa dituntut untuk berhemat, mengingat kondisi mereka yang serba kekurangan(kecuali mahasiswa kaya). Hemat bukan berarti pelit terhadap diri sendiri, melainkan memprioritaskan kebutuhan jangka panjang dibandingkan kesenangan sesaat yang boros. Berikut 25 tips untuk menghemat anggaran bagi mahasiswa.


1.  Buat rencana Anggaran

Rencana anggaran terbukti sangat efektif untuk berhemat. Negara saja yang memiliki uang triliyunan rupiah tetap menyusun anggaran belanja tiap tahunnya. Hal ini tidak hanya menghemat pengeluaran, namun juga mengontrol pengeluaran hanya untuk hal yang diperlukan. 

2.  Menabung

Setiap berbelanja, pasti ada saja uang receh sebagai kembalian. Uang receh ini sering kali disepelekan, biasanya ditaruh di sembarang tempat. Bagi kalian yang ingin berhemat, disarankan untuk jangan melakukan hal ini. betapa kecil pun nilai suatu uang, ia tetaplah uang yang akan menjadi banyak bila terkumpul dalam jangka waktu tertentu. 

 3. Masak Sendiri

Bagi mahasiswi, mungkin tidak ada masalah untuk memasak sendiri. toh ini juga melatih skil memasak mereka yang sangat berguna ketika sudah berumah tangga nanti. Namun bagi mahasiswa, mereka pasti gengsi memasak sendiri. Untuk itulah jarang sekali mahasiswa yang masak sendiri di kostan. Bagi kalian yang ingin berhemat, buang jauh-jauh rasa gengsi ini. memasak sendiri bukanlah hal yang memalukan, justru menunjukan bahwa kita adalah orang yang mandiri.

4. Jangan Loundry


Berbicara tentang mandiri, pasti bayangan kebanyakan orang adalah tentang melakukan segala sesuatunya sendiri, termasuk mencuci. Meskipun uang kalian berlebih untuk loundry, sebisa mungkin untuk mencuci sendiri. sehingga uang tersebut bisa dialihkan untuk hal lain yang lebih penting.

5.  Jangan sering ke minimarket

Minimarket menjadi tempat belanja favorit mahasiswa karena teampatnya yang bersih dan pelayanannya yang ramah. Namun hal itu harus dibayar dengan barang yang menjadi lebih mahal. Bagi kalian yang ingin berhemat, jangan sering-sering ke tempat ini, misalnya hanya untuk membeli minuman, makanan, atau tusuk gigi. Karena pengalaman nih, barang yang dibeli tidak seberapa, namun notanya bisa bikin jantungan ringan. 

6.  Membuat skala prioritas

Prioritas berarti sesuatu yang mendesak untuk dimiliki dibandingkan yang lain. Membuat skala prioritas ini penting sekali. Hal ini menghindarkan kita dari membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan. Jangan sampai kita terkecoh membeli sesuatu yang tidak terlalu kita butuhkan, dengan mengorbankan sesuatu yang menjadi prioritas. 

7.  Puasa Sunah

Bagi muslim, pasti tidak asing lagi dengan istilah puasa sunah( bagi yang nonmuslim, mungkin bisa lanjut ke poin berikutnya ). Dengan puasa sunah kita tidak hanya menghemat pengeluaran selama sehari, namun menambah investasi kita di akhirat nanti.

8. Beli kebutuhan bulanan

Membeli sesuatu dalam jangka waktu sebulan akan lebih murah dibandingkan membeli sesuatu itu secara eceran atau harian. Misalnya mie instan, belilah satu kardus yang cukup untuk satu bulan ke depan, dibandingkan membeli dua-tiga buah per hari.

9. Cari kost dekat kampus

Kenapa harus dekat kampus? Alasannya simply, karena tidak membutuhkan uang transport yang banyak, bahkan bisa gratis sama sekali. Selain menghemat pengeluaran, kost yang dekat juga memangkas waktu untuk pergi ke kampus.

10.  Bersepeda

Bersepeda merupakan pilihan yang tepat bagi kalian yang ingin berhemat. Moda transportasi murah sekaligus ramah lingkungan ini telah digunakan di beberapa negara maju. Selain hemat, bersepeda juga meningkatkan kualitas hidup seseorang. Karena dengan bersepeda kita sama saja telah berolahraga.

11. Mengatur penggunaan data seluler


Penggunaan data seluler atau yang sering dikenal dengan istilah kuota, memang menjadi masalah bagi beberapa mahasiswa. Apalagi komunikasi yang serba online menuntut mereka untuk selalu mengaktifkan paket data seluler mereka. Hal ini sangat banyak memakan anggaran kita. Ada dua solusi dalam menyelesaikan masalah ini. pertama, matikan data ketika sedang tidak digunakan, misalnya diperjalanan. Kedua adalah mencari wifi atau thetring teman. 

12. Pinjam buku

Tak dapat dipungkiri bahwa buku memiliki peranan penting dalam kehidupaan akademik mahasiswa. Namun jika uang saku kalian pas-pasan, sepertinya tidak perlu memaksakan untuk membeli buku setiap minggunya. Bagaimana solusinya? Meminjam. Tepat sekali! Meminjam bisa dilakukan di dua tempat, pertama perpustakaan dan yang kedua di teman sendiri.  

13. Bawa air mineral sendiri

Berapa harga satu botol minuman di minimarket, paling tidak adalah tiga ribu perak. Jika kalian menghabiskan sejumlah tersebut tiap harinya hanya untuk memebeli minum, kalian bukanlah mahasiswa yang hemat. Bawa air mineral sendiri dari kost. Karena selain menghemat anggaran, hal tersebut juga mengurangi produksi sampah yang mencemari bumi ini.

14, Ikut seminar gratis

Menjadi mahasiswa pasti tidak asing lagi dengan istilah seminar. Selain melalui bangku kuliah, ilmu bagi mahasiswa juga didapat dari seminar-seminar. Namun perlu kalian ketahui bahwa ada beberapa instansi yang menyelanggarakan seminar free HTM. Jadi kalian bisa mendapat ilmu secara Cuma-Cuma alias gratis. Tidak ada salahnya jika kalian mengikutinya.

15.  Mencari makan gratis

Biasanya, setiap hari jum’at atau hari lain tergantung kebijakan, rektor akan menyelenggarakan senam pagi bersama. Nah setelah senam pagi tersebut, para peserta akan mendapat makanan gratis. Hal ini seharusnya tidak boleh kamu lewatkan. Selain itu masih banyak lagi event-event yang menyediakan makan gratis, cari saja!

16. Tidak mengikuti trend fashion

Bagi mahasiswa sama sekali tidak disarankan untuk mengikuti trand fashion. Jika kalian sudah bekerja sih fine-fine saja, namun jika masih mengandalkan uang orang tua atau yang lebih parah menggunakan uang beasiswa untuk mengikuti trend, saya rasa sudah keterlaluan. Selain boros, kegiatan mengikuti trand fashion akan menambah barang-barang tak berguna di kamar kalian. Hal ini terjadi karena kalian terus-terusan membeli pakaian baru, sehingga pakaian lama pasti tak akan pernah dipakai.

17. Tidak pacaran



Tidak pacaran? Apa hubungannya dengan mahasiswa hebat? Eh tunggu dulu, tentu ada hubungannya. Memiliki pacar, tentu saja menambah anggaran kalian sehari-hari. minimal dompet kalian jebol membeli paket data untuk chatingan. Belum lagi bila si doi ngajak makan atau ngajak belanja. Bisa kolaps keuangan kalian.

18.  Olah raga teratur

Kenapa olahraga teratur juga dimasukan dalam poin ini? karena dengan olahraga teratur, tubuh kita akan selalu fit dan tak mudah terserang penyakit. Kira-kira lebih hemat mana? Lari pagi setiap hari atau berobat ke klinik seminggu sekali? Saya kira kalian tahu jawabannya.

19. Berkumpul dengan orang hemat

Kalian pernah mendengar hadist berikut? “Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Bukhari No. 2101, Muslim No. 2628). Dari hadist tersebut kita bisa menyimpulkan jika kita berkumpul dengan orang hemat, insyaallah kita juga akan hidup hemat. 

20. Aktif organisasi

Dalam organisasi kita akan mendapatkan keuntungan-keuntungan yang mana tidak akan mungkin didapat oleh mahasiswa kupu-kupu(kuliah-pulang-kuliah-pulang). Misalnya delegasi gratis, pengalaman-pengalaman penting, bahkan sering kali dapat makan gratis. 

21. Menjual barang yang tidak dipakai

Barang yang tidak terpakai pasti banyak dimiliki oleh para mahasiswa, namun nilai sentimentil barang tersebut membuat ia tetap berada di kamar sang pemilik meskipun sama sekali tak digunakan. Kita logika saja, sebuah barang pasti memerlukan perawatan, dan perawatan tersebut sering kali mahal, sedangkan barang tersebut jarang atau tidak pernah sama sekali kita gunakan. Jadi solusi yang tepat adalah menjualnya, baik itu pakaian, sepatu, atau barang-barang elektronik.

22.  Bekerja part time

Cara berhemat selain memangkas pengeluaran adalah menambah pemasukan. Bagi mahasiwa, kerja part time adalah solusi yang tepat bagi mereka. Kerja part time tidak harus bekerja untuk orang lain, namun bisa dilakukan misalnya dengan membuka usaha sendiri. 

23. Membeli barang berdasarkan kualitas

Merek tidak menjamin kualitas, tapi kualitas bagus hampir pasti merek terkenal. Kualitas di sini tidak hanya dari segi penampilan namun juga dari keawetan barang tersebut. Misalnya sepatu, tentunya akan lebih murah membeli satu sepatu yang awet meskipun agak mahal, dibandingkan membeli sepatu abal-abal yang sering kali rusak.

24. Berdandan secukupnya


Mahasiswa pergi kuliah untuk menuntut ilmu, bukan mencari perhatian. Jadi bagi kalian khususnya kaum hawa, tidak perlulah berdandan yang terlalu menor. Selain karena memberatkan anggaram, juka membuat diri kalian tampak aneh dan palsu. Jadi biasa-biasa sajalah.

25.  Lakukan mulai dari sekarang


Terakhir adalah pamungkas dari seluruh tips dalam artikel ini. lakukan sekarang! Kenapa bukan besok atau lusa? Ya jika kita terus saja menunda, maka sampai tuapun kita tak akan bisa hidup hemat. Sekali lagi, hemat bukan berarti pelit untuk diri sendiri, melainkan lebih kepada memprioritaskan kesenangan jangka panjang, dibandingkan kenikmatan sementara berupa pemborosan.

Demikian artikel tentang tips hemat ala mahasiswa. semoga kita senantiasa dijauhkan dari sifat boros. terima kasih telah membaca.


Jumat, 15 Juli 2016

Menikmati Ombak di Pantai Ngebum, Kendal, Jawa Tengah

Pantai Ngebum Kendal adalah pantai yang rekreatif bagi kalian sekeluarga yang ingin refresing. Pantai dengan pasir hitam lembut, air lumayan bersih, serta ombak yang pas, membuat pasti membuat kalian tak sabar untuk nyemplung ke dalam airnya yang asin.


sujianto7.blogspot.com
Suasana pantai Ngebum di pagi hari


Pantai ini biasanya ramai di pagi hari oleh orang-orang yang ingin berendam serta melihat sunset. Selain itu juga banyak sekali anak-anak yang melawan ombak, bercanda-ria, bersenda-gurau, membangun hotel dan lain-lain. Untuk masuk dan berekreasi di pantai Ngebum, anda tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. Kecuali bayar parkir dan sewa karpet jika anda membawa kendaraan dan menyewa karpet untuk duduk. Jika tidak, ya gratis.

Untuk sampai ke sana, jika dari semarang lewatlah jalan Semarang-Kendal. Lurus terus hingga bertemu perempatan Jl Kayu Lapis, nah di situ ada plang pantai Ngebum-nya. Jika tidak menemukan, sudahlah, kalian belok kanan saja. Kemudian kalian lurus terus sampai ke pinggir kota. Di sanalah letak pantai Ngebum. Jika dari arah Jakarta, kalian bisa gunakan aplikasi google map, itu lebih mudah dibandingkan penjelasan di tulisan ini.

Di sana, anda tak perlu khawatir tentang konsumsi. Karena tepat di sampingnya terdapat sebuah pasar yang saya lupa namanya. Di pasar tersebut terdapat kios atau warung yang menjajakan makanan serta oleh-oleh bagi para pengunjung.


Kamis, 14 Juli 2016

Sinopsis Hujan Tere Liye

Halo kawan-kawan. Minalaidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin ya semuanya. Setelah satu bulan vacum, sujianto7 kembali lagi dengan Sinopsis Hujan karya Tere Liye. Tere Liye lagi? ngga bosen apa? namanya juga fans mana ada bosennya. Selamat membaca!
sujianto7.blogspot.com

Novel ini bercerita tentang gadis bernama Lail di bumi masa depan yang serba canggih. Cerita diawali oleh Lail yang berusaha menghapus seluruh kenangan menyakitkan selama hidupnya dengan menggunakan sebuah alat canggih di zaman itu. Salah satu syarat agar alat tersebut dapat bekerja dengan baik adalah si pasien harus menceritakan kenangan-kenangan selama hidupnya tanpa satu pun yang ditutup-tutupi.
Lail bercerita mulai masa kecilnya. Ketika itu ia sedang terburu-buru untuk masuk ke sekolah pertama kalinya. Bersama Ibunya yang tak henti-hentinya menyuruhnya bergegas agar tak ketinggalan kereta. Namun di perjalanan kereta, gempa bumi dahsyat mengguncang kota mereka. Semua hancur berantakan, dan banyak sekali korban jiwa berjatuhan. Ibu Lail adalah salah satunya. Lail pun selamat karena seorang bocah laki-laki memegang tangannya ketika ia akan jatuh ke lorong kereta. Anak laki-laki tersebut bernama Esok.
Lail menderita. Tak hanya di tinggal Ibunya, kabar terbaru menyebutkan bahwa pulau tempat ayahnya bekerja juga luluh lantas diterjang tsunami. Jadilah ia anak yatim-piatu sekarang. Setelah bencana dahsyat itu, pemerintah kota membat tempat pengungsian di sebuah lapangan hingga situasi kembali normal. Di pengungsian ini, Lail dan Esok selalu bersama, sehingga persahabatan di antara mereka muncul, dan kelak akan berubah menjadi sebuah cinta.
Setelah situasi di kota mulai normal, Lail akhirnya ditampung di panti asuhan. Di panti asuhan ini, Lail berteman dengan mariyam yang kelak akan bersama-sama dia menjadi seorang relawan yang membanggakan. Sedangkan Esok, dia diasuh oleh walikota. Karena kecerdasannya, esok berhasil mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri, dan menciptakan teknologi baru yang mampu menyelamatkan bumi atau umat manusia dari kepunahan.
Dalam prestasi mereka masing-masing, Esok dan Lail ternyata memiliki perasaan suka satu sama lain. Namun Lail merasa rendah diri karena, anak walikota yang cantik jelita, kabarnya juga menyukai Esok. Gadis itu dan Esok agaknya lebih sering bersama dalam satu rumah, dibandingkan pertemuan Lail dengan Esok yang hanya sekali dalam setahun.
Bumi semakin berubah dan menuju ke ambang kehancuran. Esok bersama orang-orang jenius lainnya di luar negeri ternyata sedang menciptakan pesawat ulang-alik besar untuk warga bumi agar bisa hidup di luar angkasa. Namun sebesar-besarnya pesawat ulang-alik tersebut, tak akan muat untuk menampung semua warga bumi, sehingga pengundian adalah keputusan yang tepat untuk menentukan siapa yagn berhak naik pesawat tersebut. Esok sebagai salah satu pencipta alat tersebut, berhak mendapat satu tiket.
Pengundian pun dilakukan, dan ternyata Esok mendapat satu tiket lagi. Lalu, akankah esok memberikan tiketnya untuk Lail, atau kepada anak walikota yang cantik itu? Ayo baca versi fullnya di buku Hujan karya Tere-Liye. Bisa kalian dapatkan di toko buku terdekat, atau temen terdekat yang punya. Terima kasih.



Minggu, 05 Juni 2016

Syarat Alinea yang Baik dan Benar untuk karya ilmiah

Bagi pelajar, baik di sekolah maupun perguruan tinggi, kemahiran menulis menjadi tanggung jawab yang harus dipenuhi. Tanggung jawab tersebut dibebankan kepada para pelajar, agar mereka memiliki kemampuan mengungkapkan pikiran mereka secara lugas dan benar, sehingga akan lebih mudah dipahami oleh orang lain. Tulisan yang baik pasti terdiri dari alinea/paragraf yang baik juga. Lalu bagaimana syarat sebuah aline/paragraf yang baik? berikut poin-poinnya.


1. Memenuhi prinsip kesatuan (unity)
Setiap paragraf yang baik hanya memiliki satu buah gagasan pokok. Fungsi paragraf adalah untuk mengembangkan gagasaan pokok tersebut, sehingga hanya terdapat satu gagasan pokok dalam sebuah paragraf.

2. Memenuhi prinsip kepaduan (Koherensi)
Setiap paragraf yang baik seharus memiliki keterkaitan satu sama lain. Hal ini mengandung pengertian, bahwa paragraf bukan hanya kumpulan kalimat yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan satu sama lain.

3. Memenuhi prinsip kelengkapan
Sebuah paragraf yang baik dan benar harus berisi kalimat-kalimat penjelas yang menunjang gagasan pokoknya, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lengkap. Sebaliknya dikatakan tidak lengkap jika sebuah paragraf hanya diperluas dengan pengulangan-pengulangan pokok bahasan saja.

Sumber tulisan di atas adalah sebuah buku karya Sri Pamungkas, berjudul Bahasa Indonesia dalam Berbagai Perspektif halaman 60-61. Buku tersebut diterbitkan di Yogyakarta oleh Penerbut Andi tahun 2012. Sekian materi kita kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. See you next time.


Selasa, 24 Mei 2016

Resensi Dilan 2 : Tujuan Pacaran


Resensi Dilan 2. Sengaja kujadikan judul karena lebih mudah mengucapkannya dibandingkan “Dilan : Dia Dilanku tahun 1991”. Buku ini merupakan lanjutan dari Dilan 1 atau “Dilan : Dia Dilanku Tahun 1990”. Aku sempat ragu bahwa Dilan 2 ini akan bagus seperti yang pertama. Beberapa teman yang telah membaca buku ini mengatakan bahwa buku ini tak lebih bagus dari Dilan 1. Aku pun urung membeli Dilan 2, karena toh kantongku juga pas-pasan.  Namun setelah mengetahui bahwa salah satu temenku(sebut saja ia Umu) memiliki buku ini dan boleh dipinjam, hasratku untuk membacanya pun tak tertahankan.
Seri kedua ini ternyata lanjutan dari seri yang pertama(namanya juga seri). Cerita dari bab ke bab masih saling bertaut-tautan(ya harus dong!). Jika dulu tahun 1990 Dilan dan Milea masih kelas dua, maka tahun 1991 mereka sudah kelas tiga dan harus menghadapi ujian nasional(Ya Jelas lah!). Stop! Paragraf kedua gak penting banget.
Kalian ingat ending Dilan 1 dulu? Jika tidak salah, Dilan berantem dengan Anhar di Sekolah bukan? Ya benar sekali. Buntut dari kerusuhan itu adalah Dilan dan Anhar dipecat dari sekolahnya. Dilan pun harus mencari sekolah lain, namun masih satu daerah, sehingga masih intens bertemu Milea.
Walaupun telah pindah, kebiasaan tawuran Dilan tak juga padam. Hal ini bukan karena dia yang mau, namun merupakan buntut dari masalahnya dengan Anhar. Kakak Anhar yang tak terima adiknya dipukuli, akhirnya memutuskan untuk balas dendam. Ia bersama kawanannya, mengeroyok Dilan di warung bu Iyem. Dilan awalnya tidak tahu, namun setelah beberapa minggu mencari informasi, akhirnya ia tahu bahwa Abang Anharlah pelakunya.
Dilan bersama geng motornya berencana melawan, namun Milea mencegahnya sekuat tenaga. Bahkan ia mengancam putus jika Dilan tetap ngeyel. Namun Dilan adalah remaja tanggung yang masih labil dan emosian. Ia pun tetap melancarkan aksinya, dan akhirnya ditangkap polisi. Ketika itu Milea sangat marah, dan tak ingin menemuinya lagi, namun ia masih bisa memaafkan Dilan.
Sedari awal ketika membaca buku Dilan 1, Pidi Baiq seolah membangun asumsi bahwa hubungan Dilan dan Milea akan selalu lancar tanpa hambatan. Bahkan di awal aku sudah yakin bahwa mereka akan menikah dan bahagia selama-lamanya. Nah jika jadinya seperti itu, mungkin beberapa teman yang mengatakan Dilan 2 jelek, akan berkata sebaliknya. Ternyata jelek yang mereka maksud bukanlah jelek ceritanya, namun lebih kepada kesal karena tebakan mereka(termasuk aku) meleset jauh.
Setelah keluar dari penjara, Dilan mendapat kabar buruk lagi. Salah satu temannya meninggal dunia karena dikeroyok sekelompok orang tak dikenal. Apa yang kalian lakukan ketika teman kalian mati dikeroyok orang? Reaksi pertama mungkin sedih, tapi reaksi kedua boleh jadi dendam. Maka itulah yang dilakukan Dilan. Kali ini Dilan tidak dipenjara lagi, tetapi langsung diusir dari rumah oleh ayahnya. Namun masalah terbesar bukan itu, melainkan ketika Milea datang menemuinya dan membuktikan ancamannya.
Setelah itu, jarak antara Dilan dan Milea menjadi renggang, apalagi setelah lulus dan kuliah di kota yang berbeda. Dalam hati mereka masing-masing, kita tahu bahwa mereka masih saling mencintai, namun seperti yang ditulis di cover buku ini bahwa, “ Tujuan dari pacaran adalah putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah”


Rabu, 18 Mei 2016

The Secret of Habit : Kebiasaan kunci Sukses

Sukses bukanlah hal biasa, tapi kebiasaan adalah penentu kesuksesan. Setidaknya begitulah hal yang  saya dapatkan setelah membaca buku “The Secret Of Habit” karya Akbar Kaelola. Mendengar judul buku yang saya sebut, pasti mengingatkan anda dengan buku lain, kalau saya tidak salah “ The Power of Habit” karya Charles Dugic, benarkan? Intinya, kedua buku ini membahas hal yang sama, yaitu tentang bagaimana sebuah kebiasaan memiliki korelasi yang erat dengan kesuksesan.
bisa
Berbeda dengan karya Charles Dugic yang notabennya adalah bule, “The Secret of Habit” lebih mudah dipahami karena ditulis oleh anak bangsa sendiri, perkenalkan dia adalah Akbar Kaelola. Anak pribumi kelahiran Yogyakarta, 16 Mei 1986 lalu itu merupakan penulis buku sekaligus pemilik penerbit Young Crew Media(sekarang bernama penerbit Buku Pintar). Beberapa karya ciptaanya cukup terkenal salah satunya 3 Pocong Idiot yang bahkan berhasil difilmkan.
Buku ini memiliki manfaat yang signifikan terhadap pembacanya(saya). Menurut Akbar dalam buku ini, kebiasaan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang. Ketika sesuatu itu dilakukan berulang-ulang, maka otak akan lebih mudah melakukannya, sehingga kita akan otomatis melakukannya di lain waktu. Setiap hari, otak berusaha meringkas pekerjaanya dengan membuat kebiasaan-kebiasaan. Dengan kebiasaan, otak tak perlu lagi memikirkan apa yang akan dilakukan sekarang.
Setelah selesai membaca buku ini, saya segera membuat tabel jadwal kegiatan sehari-hari, tujuannya agar kebiasaan yang saya lakukan setiap hari adalah kegiatan yang akan mengantarkan pada kesuksesan. Buku ini berkata bahwa, Kebiasaan seseorang bisa direkayasa semaunya, memang tidak mudah sih, tapi kalau bisa, kenapa tidak? Pertanyaannya hanya tentang niat dan tekad saja. Apabila kita memang benar-benar ingin berubah, maka seberat apapun itu pasti kita terabas, iya tidak?